domain adalah nama yang digunakan untuk mengakses
sebuah website dan biasanya berakhiran .com atau .co.id atau dengan ekstensi
lainnya.
Domain sendiri merupakan nama unik yang digunakan
untuk mengidentifikasi alamat komputer server (web server atau email server) di
internet.
Itu artinya, nama domain tidak akan sama antara satu
dengan lainnya karena domain sebagai identitas terhadap sebuah komputer server
di internet.
Domain biasanya di sewakan secara bebas dalam tempo
per-tahun, namun ada juga yang memberikan layanan domain gratis dengan ekstensi
tertentu.
1. Pengertian Domain
Dapat kita simpulkan bahwa domain adalah sebuah nama
unik yang berfungsikan sebagai identifikasi untuk alamat IP di Internet. Nama
domain terdiri dari Alphanumeric (Huruf dan Angka) dan juga dash (-) di antara
kata.
Contoh dari nama domain adalah google.co.id dimana
google merupakan sebuah nama domain sedangkan .co.id sebagai ekstensi domain.
2. Fungsi Nama Domain
Domain sendiri berfungsi untuk memudahkan kita untuk
menghafal alamat server, karena sebenarnya alamat server merupakan sebuah IP di
Internet.
Misalnya ketika anda membuka domain kaskus.co.id,
sebenarnya anda sedang mengunjungi sebuah IP server dengan alamat 103.6.117.3
dengan adanya domain anda tidak perlu mengafal IP Address dari sebuah website
sehingga memudahkan anda dalam menghafal alamat website.
Nantinya, anda akan menemukan istilah dns atau domain
name server.
DNS adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi
tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data di dalam jaringan
Internet.
Secara mudahnya saja, dns adalah layanan jaringan yang
bertugas untuk menerjemahkan sebuah alamat IP dari host menjadi nama situs.
- . -MEMUDAHKAN PENCARIAN SITUS WEBSITE
Fungsi domain yang pertama untuk memudahkan aktivitas
pencarian website. Sebelum domain ditemukan, setiap website hanya bisa dibuka
dengan menggunakan alamat IP website tersebut, sehingga untuk membuka 100
website yang berbeda, diperlukan 100 alamat IP yang berbeda pula.
- MEMUDAHKAN PENGINGATAN SITUS WEBSITE
Selain memudahkan pencarian situs website, penggunaan
domain juga memudahkan pengguna situs website dalam mengingat alamat situs.
Jika sebelumnya pengingatan alamat situs hanya bisa dilakukan dengan menghafal
alamat IP yang berasal dari angka (pasti sulit dihafal), kini dengan keberadaan
domain, pengingatan alamat website dapat dilakukan dengan menghafal alamat IP
(cara sulit) dan juga menghafal alamat domain (jauh lebih mudah).
- Menunjukkan Kepemilikan Website
Fungsi domain yang ketiga adalah untuk menunjukkan
kepemilikan website. Seperti yang kita ketahui, sebuah domain hanya dapat
digunakan untuk satu website saja. Oleh karena itu, kebanyakan perusahaan besar
biasanya menggunakan nama perusahaan mereka sebagai domain website mereka
sehingga para penggunanya dapat mengetahui pemilik dari website yang sedang
dibukanya tersebut.
- Menggambarkan Jenis Website
Fungsi domain yang berikutnya adalah untuk
menggambarkan jenis website. Beberapa website tertentu biasanya sengaja
dibangun dengan menggunakan domain khusus jenis website tersebut. Website –
website organisasi atau pun pendidikan misalnya, website jenis ini biasanya
menggunakan domain TLD .org (website organisasi) dan domain TLD .edu (website
pendidikan). Oleh karena itu, dengan melihat domain TLD sebuah website, kita
dapat mengetahui jenis website tersebut secara langsung (meskipun tidak berlaku
untuk beberapa website).
5. Menunjukkan Negara Asal Website
Fungsi domain yang terakhir adalah sebagai identitas
asal negara website. Beberapa website tertentu biasanya menggunakan domain
negara mereka sebagai domain website. Website – website milik pemerintah atau
pun organisasi pendidikan misalnya, website – website ini biasanya menggunakan
domain TLD .gov.id (untuk website pemerintahan) dan domain TLD .ac.id (untuk
website pendidikan) yang menginformasikan identitas negaranya.
3. Macam-macam domain
Domain memiliki fungsi tertentu sesuai dengan
ekstensinya.
Ada dua fungsi utama dari domain. Pertama untuk
menunjukan tipe website, dan yang kedua untuk menunjukan lokasi.
Domain yang menunjukan tipe website:
gov – digunakan untuk Pemerintahan
edu – digunakan untuk Institusi pendidikan
mil – digunakan untuk Militer
org – digunakan untuk Organisasi / Kegiatan Nonprofit
com – digunakan untuk Organisasi Profit / Komersial
net – digunakan untuk Organisasi Network
name – digunakan untuk personal / keluarga
tv – digunakan untuk Pertelevisian
info – digunakan untuk kepentingan Informasi
biz – digunakan untuk Kepentingan Bisnis
travel – digunakan untuk Pariwisata
aero - digunakan untuk industri pesawat terbang
arpa - digunakan untuk "address and routing
parameter area"
coop - digunakan untuk Koperasi
int - digunakan untuk Internasional
jobs - digunakan untuk Sumber Daya Manusia
museum - digunakan untuk Museum
pro - digunakan untuk profesi
Domain khusus untuk Negara Indonesia:
.go.id: untuk organisasi kepemerintahan di Indonesia
.mil.id: penggunaan secara khusus oleh militer
Indonesia
.co.id: bagi perusahaan atau lembaga komersial
Indonesia
.or.id: untuk organisasi nirlaba Indonesia
.web.id: didesignasi untuk badan informal maupun
pribadi warga indonesia
.my.id: untuk badan informal maupun pribadi warga
indonesia
.net.id: untuk organisasi / ranah umum untuk situs
Internet Indonesia
.war.net.id: diperuntukkan warnet (warung Internet)
.sch.id: ranah khusus untuk lembaga sekolah di
Indonesia
.ac.id: untuk lembaga akademik (universitas, Akademi,
Sekolah Tinggi) di Indonesia
.desa.id: untuk situs Desa di IndonesiaTLD umum
.aero: industri pesawat terbang
.arpa: Address and Routing
Parameter Area
.biz: bisnis
.com: komersial
.coop: koperasi
.info: informasi
.int: internasional
.jobs: sumber daya manusia
.museum: museum
.name: nama perorangan
.net: jaringan
.org: organisasi
.pro: profesi
.travel: industri wisata
.tv: televisi
TLD eksklusif Amerika Serikat
.edu: pendidikan (eksklusif untuk
Departement Pendidikan Amerika Serikat)
.gov: pemerintah (eksklusif untuk
pemerintah Amerika Serikat)
.mil: militer (eksklusif untuk
militer Amerika Serikat)
Walau demikian, nama ranah .edu digunakan pula dalam
praktiknya untuk beberapa situs Indonesia.
TLD di Indonesia
.go.id: untuk organisasi
kepemerintahan di Indonesia
.mil.id: penggunaan secara khusus oleh
militer Indonesia
.co.id: bagi perusahaan atau
lembaga komersial Indonesia
.or.id: untuk organisasi nirlaba
Indonesia
.web.id: didesignasi untuk badan
informal maupun pribadi warga indonesia
.my.id: untuk badan informal maupun
pribadi warga indonesia
.net.id: untuk organisasi / ranah
umum untuk situs Internet Indonesia
.war.net.id: diperuntukkan warnet (warung Internet)
.sch.id: ranah khusus untuk lembaga
sekolah di Indonesia
.ac.id: diperuntukkan bagi lembaga
akademik (universitas, Akademi, Sekolah Tinggi) di Indonesia
desa.id: untuk situs Desa di
Indonesia
TLD negara
TLD Negara
AC Ascension
AD Andorra
AE Uni Emirat Arab
AF Afganistan
AG Antigua dan Barbuda
AI Anguilla
AL Albania
AM Armenia
AN Antillen Belanda
AO Angola
AQ Antartika (semua
yang berada di bawah lintang 60°S)
AR Argentina
AS Samoa Amerika
AT Austria
AU Australia
AW Aruba
AX Åland
AZ Azerbaijan
BA Bosnia Herzegovina
BB Barbados
BD Bangladesh
BE Belgia
BF Burkina Faso
BG Bulgaria
BH Bahrain
BI Burundi
BJ Benin
BM Bermuda
BN Brunei
BO Bolivia
BR Brasil
BS Bahama
BT Bhutan
BV Pulau Bouvet
BW Botswana
BY Belarus
BZ Belize
CA Kanada
CC Kepulauan Cocos
CD Republik Demokrasi
Kongo (d/h Zaire)
CF Republik
Afrika Tengah
CG Republik Kongo
CH Swiss (Confoederatio
Helvetica)
CI Pantai Gading
CK Kepulauan Cook
CL Chili
CM Kamerun
CN Tiongkok
CO Kolombia
CR Kosta Rika
CS Serbia
Montenegro
CU Kuba
CV Tanjung Verde
CX Pulau Natal
CY Siprus
CZ Republik Ceko
DE Jerman
DJ Djibouti
DK Denmark
DM Dominika
DO Republik Dominika
DZ Aljazair
EC Ekuador
EE Estonia
EG Mesir
EH Sahara Barat
ER Eritrea
ES Spanyol
(España)
ET Ethiopia
EU Uni Eropa
FI
Finlandia
FJ Fiji
FK Kepulauan Falkland
FM Mikronesia
FO Kepulauan Faroe
FR Perancis
FX Perancis
Metropolitan
GA Gabon
GB Britania Raya (pada
umumnya .uk yang dipakai)
GD Grenada
GE Georgia
GF Guyana Perancis
GG Guernsey
GH Ghana
GI Gibraltar
GL Greenland
GM Gambia
GN Guinea
GP Guadeloupe
GQ Guinea Ekuatorial
GR Yunani
GS Georgia Selatan dan
Kepulauan Sandwich Selatan
GT Guatemala
GU Guam
GW Guinea-Bissau
GY Guyana
HK Hong Kong
HM Pulau Heard dan Kepulauan
McDonald
HN Honduras
HR Kroasia (Hrvatska)
HT Haiti
HU Hungaria
ID Indonesia
IE Irlandia
IL Israel
IM Isle of Man
IN India
IO Wilayah
Samudra Hindia Britania
IQ Irak
IR Iran
IS Islandia
IT Italia
JE Jersey
JM Jamaika
JO Yordania
JP Jepang
KE Kenya
KG Kirgizistan
KH Kamboja
KI Kiribati
KM Komoros
KN Saint Kitts dan
Nevis
KP Korea Utara
KR Korea Selatan
KW Kuwait
KY Kepulauan Cayman
KZ Kazakhstan
LA Laos
LB Lebanon
LC Saint Lucia
LI
Liechtenstein
LK Sri Lanka
LR Liberia
LS Lesotho
LT Lithuania
LU Luksemburg
LV Latvia
LY Libya
MA Maroko
MC Monako
MD Moldova
ME Montenegro
MG Madagaskar
MH Kepulauan Marshall
MK Republik Makedonia
ML Mali
MM Myanmar
MN Mongolia
MO Makau
MP Kepulauan Mariana
Utara
MQ Martinique
MR Mauritania
MS Montserrat
MT Malta
MU Mauritius
MV Maladewa
MW Malawi
MX Meksiko
MY Malaysia
MZ Mozambik
NA Namibia
NC Kaledonia Baru
NE Niger
NF Pulau Norfolk
NG Nigeria
NI Nikaragua
NL Belanda
NO Norwegia
NP Nepal
NR Nauru
NU Niue
NZ Selandia Baru
OM Oman
PA Panama
PE Peru
PF Polinesia
Perancis (dengan Pulau Clipperton)
PG Papua Nugini
PH Filipina
PK Pakistan
PL Polandia
PM Saint-Pierre dan
Miquelon
PN Kepulauan Pitcairn
PR Puerto Rico
PS Wilayah
Palestina (Tepi Barat dan Jalur Gaza)
PT Portugal
PW Palau
PY Paraguay
QA Qatar
RE Réunion
RO Rumania
RS Republik
Serbia
RU,SU
Rusia
RW Rwanda
SA Arab Saudi
SB Kepulauan
Solomon
SC Seychelles
SD Sudan
SE Swedia
SG Singapura
SH Saint Helena
SI Slovenia
SJ
Kepulauan Svalbard dan Jan Mayen
SK Slowakia
SL Sierra Leone
SM San Marino
SN Senegal
SO Somalia
SR Suriname
ST São Tomé dan
Príncipe
SU Bekas Uni Soviet
(masih digunakan)
SV El Salvador
SY Syria
SZ Swaziland
TC Kepulauan Turks dan
Caicos
TD Chad
TF Daratan
Selatan dan Antartika Perancis
TG Togo
TH Thailand
TJ Tajikistan
TK Tokelau
TL Timor Leste
TM Turkmenistan
TN Tunisia
TO Tonga
TP Timor Leste
(diganti ke TL)
TR Turki
TT Trinidad dan
Tobago
TV Tuvalu
TW Taiwan
TZ Tanzania
UA Ukraina
UG Uganda
UK Britania Raya
UM Kepulauan Terluar Kecil
Amerika Serikat
US Amerika Serikat
UY Uruguay
UZ Uzbekistan
VA Vatikan
VC Saint Vincent dan
Grenadine
VE Venezuela
VG Kepulauan Virgin
Britania Raya
VI Kepulauan
Virgin Amerika Serikat
VN Vietnam
VU Vanuatu
WF Wallis dan Futuna
WS Samoa (d/h Samoa
Barat)
YE Yaman
YT Mayotte
YU Yugoslavia (sekarang
Serbia Montenegro; kode berubah menjadi CS)
ZA Afrika Selatan (Zuid
Afrika)
ZM Zambia
ZW Zimbabwe
4. Perbedaan TLD (TOP Level Domain) dan Sub Domain
Setalah anda mengetahui apa yang dimaksud dengan nama
domain dan fungsinya, kemudian anda akan mengenal istilah Top Level Domain dan
Sub Domain.
Mari kita ambil sebuah contoh nama dimain raksasa
milik google yaitu: google .com (sebagai TLD) dan mail. google .com (sebagai
Sub Domain).
Artinya google merupakan nama domain, kemudian .com
adalah ekstensi dari domain google. Kemudian mail merupakan sebuah subdomain
dari Google.
Apa yang Dimaksud dengan Web Hosting?
Pada dasarnya web hosting adalah sebuah media
penyimpanan berkas digital di internet, baik itu berupa tulisan, gambar, video,
script, dan lain-lain.
Web hosting sendiri biasa disewakan dalam jangka waktu
tertentu, misalnya disewakan per bulan, per tri wulan, per tahun, dan
lain-lain.
Namun, ada juga yang menyediakan layanan web hosting
secara gratis.
1. Pengertian Web Hosting
Web Hosting adalah salah satu bentuk dari sebuah
layanan jasa penyewaan 'tempat' di Internet yang memungkinkan perorangan
ataupun organisasi menampilkan layanan jasa atau produknya di web / situs
Internet.
'Tempat' juga dapat diartikan sebagai penyimpanan data
berupa megabytes (MB) hingga terabytes (TB) yang memiliki koneksi ke internet
sehingga data tersebut dapat direquest atau diakses oleh user dari semua tempat
secara simultan.
Pada dasarnya web hosting hanyalah sebuah komputer
biasa namun menggunakan beberapa komponen dan program dasar sebuah server serta
harus mampu untuk online 24 jam setiap hari tanpa harus dimatikan dalam jangka
waktu lama.
2. Macam-macam Web Hosting
Ada beberapa macam web hosting, mulai dari shared
hosting, virtual private server, sampai didicated server. Saya yakin anda akan
sering menjumpai istilah ini.
Shared hosting adalah salah satu layanan web hosting
di mana sebuah akun hosting ditaruh dalam satu server yang sama dengan beberapa
akun hosting lainnya, untuk memakai services bersama-sama.
Karena server digunakan untuk beberapa orang, tentunya
harga untuk shared hosting relatif lebih murah. Sehingga layanan shared hosting
ini akan di pilih oleh pengguna yang ingin hosting murah dengan spesifikasi
bagus.
Meskipun data Anda di letakkan dalam satu server yang
sama dengan pengguna lain, namun Anda tidak perlu khawatir terhadap privasi
anda karena pihak hosting memiliki sistem kontrol administrasi yang relatif
aman.
Shared hosting biasanya menggunakan sistem kontrol
panel berbasis web, seperti cPanel, DirectAdmin, Plesk, Interworx, H-Sphere
atau panel kontrol lainnya.
Dengan adanya sistem kontrol ini anda dapat dengan
mudah untuk mengatur web anda, biasanya shared hosting menyediakan statistik
hosting seperti CPU Usage, Disk Space, Monthly Bandwidth Transfer, dan lainnya.
Karena shared hosting digunakan untuk beberapa
pengguna, maka beban server juga ditanggung bersama. Ketika ada pengguna yang
memiliki kunjungan ribuan orang perhari tentunya akan memakan performa dari
server kita.
VPS (Virtual Private Server) atau juga sering di sebut
virtual dedicated server (VDS) adalah server virtual yang terlihat seperti
server khusus tetapi sebenarnya terpasang pada sebuah komputer yang melayani
lebih dari satu situs web.
jenis hosting ini menggunakan server virtual yang
terpasang dalam sebuah komputer server. Sebuah komputer server dapat memiliki
beberapa VPS lalu setiap VPS memiliki sistem operasi tersendiri. Semua sumber
daya dapat disesuaikan.
Sehingga pengguna dapat memilih sesuai kebutuhan
misalnya mengatur apa sistem operasi yang digunakan dan progam apa sajakah yang
akan di jalankan sesukanya, karena semua pengguna memiliki akses root
masing-masing.
Seperti halnya komputer server, setiap vps memiliki ip
address, port number, tables, filtering dan routing rules sendiri. Anda dapat
menikmati performa dedicated server namun dengan harga yang relatif lebih
murah. Dedicated Server adalah salah satu layanan hosting dimana kita menyewa
server secara keseluruhan tanpa harus berbagi sumber daya dengan siapapun
